Tata Cara Sholat Idul Adha

Shalatnya berjumlah 2 rakaat dan dilakukan di lapangan terbuka, itulah sunnahnya.

Abu Said al-Khudri: “Rasulullah Saw biasa keluar pada hari raya ‘Id fitri/adha menuju tanah lapang”. (HR.Bukhari Muslim)

Dari ‘Amr bin Syu’ain Rasulullah Saw bersabda: “Takbir di pada hari ‘Id adalah tujuh di rakaat pertama dan lima di rakaat kedua“. (HR. Abu Dawud dan Tarmidzi)

Tidak ada riwayat bahwa Rasulullah membaca sesuatu diantara takbir-takbir tsb.

Sunahnya tidak makan/minum menjelang pergi ke tempat shalat ‘Id Adha sampai selesai shalat ‘Id.
Kebalikan dari ‘Id Fitri, makan/minum sekadarnya sebelum ke ke tempat shalat ‘Id fitri.

Disunatkan pergi dan pulang dari shalat ‘Id menempuh jalan yang berbeda. Tidak ada shalat sunnat apapun. Tidak ada adzan dan iqamah, tidak ada shalat sunnat Tahiyatul Lapangan.

Bagi mereka yang terlambat datang, ikutilah dan kemudian tambahilah rakaat yang tertinggal (sesuai aturan jumlah takbir di atas).
Apabila ternyata shalat telah selesai, maka kerjakanlah shalat ‘Id sebanyak dua rakaat sendirian (sesuai jumlah takbir di atas) hingga selesai lalu duduk dan dengarlah khutbah, termasuk juga bagi kaum wanita yang sedang haid untuk dapat hadir untuk mendengarkan khutbah.

Salam !

Sumber: Kajian Tematis Al Quran dan As Sunnah

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: