Mengulik Mitos Tentang Jerawat

Salah satu masalah kulit yang seringkali membuat kita kesal adalah jerawat.  Apalagi jika jerawat yang timbul lebih dari satu dan sulit dihilangkan sehingga mengurangi keindahan penampilan.  Kehadirannya yang tidak diharapkan, membuat kita menggunakan berbagai cara untuk mengobati jerawat.  Namun belum tentu sembuh.

Besar kemungkinan, cara Anda mengatasi jerawat dipengaruhi oleh mitos-mitos tentang jerawat yang selama ini hidup di masyarakat.  Untuk membantu Anda menemukan solusi yang tepat, ketahui fakta di balik mitos-mitos mengenai jerawat berikut ini

Mitos: Malas mencuci muka akan memicu timbulnya jerawat.

Mitos ini mungkin ada benarnya karena jerawat bisa disebabkan karena kotoran dan minyak yang menyumbat pori-pori.  Namun jangan juga terlalu sering mencuci muka karena justru akan membuat kulit lebih mudah dehidrasi dan memancing produksi minyak lebih aktif.  Anda hanya disarankan mencuci muka 2 kali sehari.

Mitos: Makanan berminyak dan berlemak bisa menimbulkan jerawat

Selama ini kita mengira makanan berlemak bisa menyebabkan jerawat karena mengandung minyak.  Hal yang benar adalah ‘sebum’ atau minyak alami yang diproduksi oleh kulit dapat menyebabkan jerawat jika menyumbat pori-pori.  Tapi minyak yang terdapat di dalam makanan tidak terkait dengan produksi ‘sebum’ di kulit.  Produksi minyak pada kulit bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor genetik dan hormonal.

Mitos: Memencet jerawat bisa menghilangkan jerawat

Hal ini adalah kesalahan yang sering dilakukan.  Meskipun kadang Anda merasa tergoda untuk memencet jerawatdi wajah Anda, STOP !!!  Jangan pencet jerawat Anda.  Infeksi bisa terjadi jika kita memencet jerawat yang menyebabkan bakteri menyebar.  Alhasil jerawat malah tidak bisa hilang dan menimbulkan bekas.

Mitos: Jerawat hanya menyerang remaja

Hal ini tidaklah benar.  Ada beberapa survei yang telah menemukan jerawat bisa terjadi pada orang dewasa, bahkan di saat seseorang berusia 30-an, 40-an dan bahkan 50-an.  Meskipun mungkin bentuk dan jenis jerawat di berbagai usia bisa saja berbeda (ada yang berupa bulatan merah; adapula yang berupa jerawat kecil drngan nanah di ujungnya) tetap saja dinakaman jerawat.

Jika penyumbatan terjadi di dalam pori-pori dan ditambah dengan produksi minyak yang aktif maka kemungkinan untuk berjerawat bisa terjadi pada siapa saja.

Mitos: Jangan pakai krim tabir surya jika kulit sedang berjerawat

Sinar matahari dapat merangsang produksi kelenjar minyak menjadi lebih aktif dan menebalka jaringan kulit yang bisa menutup pori-pori.  Sedangkan menjaga kulit dari paparan sinar UV justru dapat mengurangimunculnya jerawat di kemudian hari.

Mitos: Alkohol dapat menyembuhkan jerawat

Jika alkohol digunakan untuk mengeringkan luka infeksi pada jerawat mungkin bisa digunakan.  Namun jika alkohol digunakan untuk menyembuhkan jerawat, maka akan membuat kulit menjadi kering dan dehidrasi serta membuat sel-sel kulit mati lebih mudah bercampur dengan minyak dan bisa menyumbat pori-pori yang akan menimbulkan jerawat lagi.

Mitos: Saat kulit berjerawat, tidak bisa menggunakan make up

Mitos ini tidak sepenuhnya benar, karena pada saat Anda berjerawat, Anda tetap bisa terlihat cantik dengan menggunakan make up.  Namun Anda harus bisa memastikan make up yang Anda gunakan bersifat non comedogenic yang berarti memiliki bahan yang tidak menyumbat pori-pori.  Selain itu, maksimalkan pembersihan sebelum Anda tidur pada malam hari adar pori-pori kulit tetap dalam keadan bersih.

Mitos: Jerawat timbul karena penggunaan produk skin care atau kosmetik

Pernyataan ini sering sekali muncul ketika seseorang menggunakan produk dan timbul jerawat di wajahnya, lantas dikatakan sebagai dampak penggunaan produk.  Hal ini bisa benar, tapi bisa juga tidak benar.  Jika Anda sensitif terhadap produk tertentu, maka reaksi yang bisa ditimbulkan adalah kulit memerah, gatal dan terkadang terasa panas.  Meskipun Anda sudah menggunakan produk yang cocok dengan kulit Anda belum tentu kulit Anda terhindar dari jerawat.

Jika jerawat menjadi masalah utama kulit Anda, gunakan produk khusus untuk menangani masalah jerawat.  Contohnya produk yang mengandung salicylic acid.

Produk apakah yang disarankan dan cocok untuk mengatasi masalah jerawat?

Gunakan rangkaian produk perawatan secara menyeluruh yang dapat membantu mengurangi masalah jerawat masa lalu, yang sedang timbul dan meminimalkan terbentuknya jerawat di kemudian hari.  Manfaatkan teknologi terkini, para ilmuwan dunia dalam hal perawatan kulit telah mengembangkan rangkaian produk yang mengandung salicylic acid yang telah terbukti dapat membersihkan pori-pori dan mengurangi jerawat.

atau kunjungi showcase kami di Jakarta untuk mendapatkan pemeriksaan atau analisa kulit wajah dengan menggunakan alat canggih yang dapat melihat secara rinci keadaan kulit pasien secara instan dan konsultasi dengan para pakar kecantikan secara Gratis setiap harinya.

Bagi yang berminat dalam mengatasi jerawat, bisa menghubungi saya di 0813 80 959 109 atau Pin: 225BC55F

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: